LANGIT TERENDAH
Tiga kelopak melati turun pada suatu sore
Kabut akan turun dengan langkah harimau lapar
Dari puncak Gede-Pangrango, dari lapis langit terendah
Barjaga-jaga di sekeliling taman itu
Kau akan sesak oleh kepungan cinta
Kau tak akan mampu menampiknya, Nyai
Mungkin, suaramu akan melengking “ Melati dari Jayagiri….”
Membuar guguran itu lebih banyak lagi
Seperti gerimis di sepanjang jalan setapak di sebuah taman bunga,
Di kaki gunung tempat kau sekap aneka
Tubuhmu akan gigil, suaramu akan biru, tangismu hanya layu, Nyai
Beri aku tiga kelopak suaramu
Sekeping matahatri akan terbit pada suatu pagi
Mungkin dari sela gunung, bisa jadi dari ujung mimpimu
Tapi tahukah kamu?
Selalu ada tangan yang mematahkan ranting cemara di lereng itu
Embun akan menjerit
Kau akan merasa sakit
Tiga kelopak melati akan gugur lagi
Selarik sajak akan menamatkan diri dengan cara yang paling sunyi
Jakarta, 2004
Selasa, 10 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar