Selasa, 10 Februari 2009

BESAR, HATI KITA, SIAPA TAU

BESAR, HATI KITA, SIAPA TAU

Besar, hati kita, siapa tau
Kadang walau di mulut keluar manis,
Namun di lidah sangat terasa pahit
Apalagi hati, yang hanya milikmu
Soal kejujuran, kamu harusnya lebih tahu
Karena hati itu untukmu
Janagan kau ucapkan Utara, tapi langkahmu ke Selatan
Jangan kamu dengarkan, bila hanya untuk dikeluarkan
Tumpahkan semua limpah kesalmu
Tapi perbaiki juga kesalahan yang ada padamu
Setelah kelu, silakan jeritkan isi hati kamu
Setelah itu, izinkanlah kembali, aku untuk mencoba lagi
Mencoba mengisi kekosongan ruang di sisi hatimu

Jakt, 04

Tidak ada komentar:

Posting Komentar