Selasa, 10 Februari 2009

DOUBLE XX


DOUBLE XX

Di tengah malam, di bulan Ramadhan
Di bulan yang suci mulia
Malam yang sunyi dan khidmat
Tenang, bersama hiruk pikuknya anak manusia
Ada suara merdu nan sumbang mengalun memecah keheningan
Tawa canda riuh, tanda keakraban
Entah, apa lagi yang akan anak manusia ini lakukan
Semuanya hanya lepas bebas tanpa ikatan
Walaupun ada yang agak melewati batas kemanusiaan
Tapi itulah kehidupan yang terjadi di t4 ini malam ini
Seiring waktu yang berjalan, menunggu makanan
Bagi yang awam, mungkin dianggap sudah edan
Karena ada Kargul, Mak Lampir, dan Ade yang ½, dan lainnya
Dan Asra, Arman, dan mas Nanung yang cinta segitiga, katanya
Tapi, itulah kehidupan yang ada malam ini
Bersama ALIR, mengalir

Bintaro, Oktober 2003, SAhur BAReng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar